Pemkab Asahan Mengucapkan

Tetaplah menyatu janganlah ingin terpecah belah,
Capai hari esok bangsa yang cerah

Rabu, 27 Juni 2012

Plt Gubsu, Gatot Pujonugroho ST Hadiri Posko Desa Kabupaten Asahan


Humas Setdakab Asahan
Siaran Pers
Nomor    : 111/Humas/SP/06/2012
Tanggal  : 27 Juni 2012
 
Pelasana Tugas (Plt) Guburnur Sumatera Utara (Gubsu), H Gatot Pujonugroho ST dan direktur Perbenihan Kementerian Pertanian hadiri acara Posko Desa di dusun III Desa Rawang Lama, Kecamatan Rawang Panca Arga, Kabupaten Asahan, Rabu, 27 Juni 2012.


Dalam arahanya Plt Gubsu menjelaskan bahwa sebenarnya Inonesia dapat membeli semua produk pangan, namun  kedepan kemandirian pangan harus dimiliki sebuah Negara yang maju, bila tidak Negara tersebut akan digrogiti oleh kekuatan asing sehingga Negara tersebut jadi lemah. Maka elalui posko Desa ini Gubsu mengajak semua elemen masyarakat untuk komitmen membangun dunia pertanian secara bersama-sama, mulai dari daerah hingga pusat, apalagi pemerintah mencanangkan suprus beras 10 juta ton tahun 2014 dan Sumatera Utara harus mampu memberikan kontribusi suprus tersebut, begitu juga Kabupaten Asahan.

Melalui forum posko Desa, Gubsu berharap para kelompok tani Kabupaten Asahan dapat benar-benar memanfaatkan acara yang sangat baik ini. Petani dapat menyampaikan segala persoalan ataupun ide-ide yang dapat membangun dunia pertanian. Bila yang timbul adalah persoalan dana, Provinsi siap untuk mencari solusinya dengan cara menggarakan kebutuhan tersebut dalam perubahan APBD atau dimasukan dalam APBD tahun 2013 mendatang.

Kemudian, Gubsu menghimbau kepada seluruh petani untuk tidak mengalih fungsikan  lahan pertanian tanaman pangan terutama sawah-sawah irigasi yang potensi untuk tanaman padi atau dengan lahan lainya, kedepan bila ada yang mengalih fungsikan lahan pertaniannya harus mendapat izin.

Sementara itu, Bupati Asahan, Drs H Taufan Gama Simatupang MAP menjelaskan bahwa lumbung padi Kabupaten Asahan salah satunya berada diwilyah Kecamatan Rawang Panca Arga sehingga pada  tahun 2012 anggaran lebih banyak di fokuskan di Kecamatan tersebut. Dan pada tahun 2012 seluruh  irigasi di Kecamatan tersebut sudah berjalan dan berfungsi dengan baik serta pembangunan jalan usaha tani cukup panjang telah dibangun. Rencana pada tahun mendatang bahwa untuk tahun 2013 Pemkab Asahan akan mengfokuskan anggaran pertanian di Kecamatan Sei Kepayang, agar lahan pertanian di Sei Kepayang lebih baik lagi.

Bupati Asahan mejelaskan hambatan yang dihadapi adalah permasalahan bagimana meningkatkan debit air untuk mengalir air kepetak-petak sawah, sehingga untuk mengatasi hal itu pada tahun 2013 Pemkab Asahan akan meningkatkan debit air yang selama ini air yang diharapkan dari sungai sangat kurang debit airnya dapat meningkat. “kita akan tingatkan debit air dari sungai tersebut, kita akan membuat irigasi baru yang mempergunakan parit perkebunan yang panjangnya lebih kurang 9 kilometer, kita hanya melakukan pencucian parit. Kemungkinan kedepan masyarakat petani tidak kesulitan air lagi, berharap nantinya petani dapat tiga kali panen sehingga kesejahteraan dapat meningkat, “ kata Bupati Asahan.

Kemudian direktur perbenihan kementrian Pertanian, Bambang  Budianto memberikan apresiasi setingginya kepada Kabupaten Asahan yang telah serius untuk membangun dan mempertahankan lahan pertaniannya, sehingga nantinya dapat mendukung suprus beras tahun 2014 mendatang.

Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Asahan Ir Oktoni Eryanto MMA menjelaskan bahwa tujuan kegiatan Posko Desa digelar adalah untuk menjalin silaturahmi antara masyarakat di Kabupaten Asahan khususnya para petani dan memberikan informasi tentang pertanian kepada petani dan masyarakat pada umumnya. Kemudian sebagi media pembelajaran bagi petani untuk dapat mengembangkan diri serta meningkatkan pengetahuan dan keterampilan dengan perlombaan cerdas cermat pertanian, sebgai wadah untuk menampung permasalahan yang ada di masyarakat serta menigkatkan sinergitas dan koordinasi antara SLPD yang terkait khususnya dalam pembangunan pertanian.

Acara dirangkai dengan pemberian beberapa jenis bantuan kepada kelompok tani mulai yang bertujuan untuk mendukung program peningkatan produksi beras nasional meliputi, penyerahan handtraktor sebanyak 32 unit, penyerahan power thresser sebanyak 17 unit, penyerahan pompa air sebanyak 2 unit , penyerahan cornseller sebanyak 2 unit, penyerahan dana Pengembangan Usaha Agribisnis Pedesaan (PUAP) untuk 15 gapoktan, penyerahan benih padi sebanyak 210.000 kg,penyerahan  benih jagung, benih kedelai, bibit tanaman buah-buahan sebanyak 3.255, penyerahan bibit mahoni, bibit jabon, penyerah pupuk dan pembagian sembako bagi 500 orang petani serta penyerahan bantuan ternak.(Humas-1)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar