Plt
Gubernur Sumatera Utara, Gatot Pujo Nugroho ST meresmikan pembangunan joglo
jawa Kabupaten Asahan, Minggu, 23 September 2012.
Kepada
pengurus Pujakesuma dan GM, Gubsu meminta untuk terus menjalankan filosofi jawa
yang merupakan modal untuk merekat persatuan dan kesatauan. Keberadaan joglo
jawa diharapkan untuk dimaksimalkan sebagai tempat menimbah ilmu pengetahuan
tentang kebudayaan jawa, sehingga keharmonisan sosial dapat terwujud. Kemudian kehadiran
joglo tesebut harus dapat menjadi berkarya bagi oarng jawa dan dapat terus
menigkatkan gotong royong serta kerjasama.
Sedangkan,
Bupati Asahan, Drs H Taufan Gama Simatupang MAP mengatakan atas nama Pemkab
Asahan mengucapkan selamat kepada pengurus yang baru dilantik yaitu pengurus
DPD Pujakesuma masa bhakti 2011-2016 dan pengurus DPD GM Pujakesuma Kabupaten
Asahan masa bhakti 2012-2017.
Bupati
Asahan menyebutkan pelantikan yang dilakukan akan bermakna, bilamana pengurus
dapat menjalankan tugas dan fungsi organisasi dengan baik dalam rangka
melestarikan nilai-nilai sosial budaya serta mengembangkan kehidupan demokrasi
secara konkrit ditengah masyarakat. Pengurus juga harus tetap berpegang teguh
pada nilai-nilai luhur bangsa, dimana Pancasila merupakan satu-satunya azas dan
falsafah bangsa dalam melaksanakan kehidupan berbagsa dan bernegara.
Dengan
kehadiran joglo jawa tersebut Bupati Asahan berharap joglo jawa dapat
dimanfaatkan sebagai pusat kebudayaan, khususnya melestrikan buday jawa dan
ilmu pengetahuan budaya.“ Mari kita satukan barisan untuk mewujudkan persatuan
dan kesatuan melalui kehadiran rumah-rumah etnis di Asahan, “kata Bupati
Asahan, seraya mengajak kepada etinis yang mendapat lahan pembangunan untuk
segera melakukan pembangunan rumah adat, bila dalam tahun ini tidak tercapai
maka akan dilakukan evaluasi.
Sementara
itu, Ketua DPD Pujakesuma Asahan, Endang Ngadiman didampingi sekretaris, Widya
Satra dan Ketua GM Pujakesuma, Santoso serta sekretaris Iswanto menyatakan
dengan keberdaan orang jawa di Asahan sekitar 59 persen, maka orang jawa siap
mendukung visi dan misi pemkab Asahan, apalagi dalam kue pembangunan orang jawa
tentunya lebih banyak menikmatinya. Wajar kalau orang jawa terus bermitra dan
mendukung Pemkab Asahan mewujudakan visi dan misinya.
Acara
peresmian dirangkain dengan pengumpulan kekurangan dana pembangunan joglo jawa
Kabupaten Asahan, Gubsu membantu Rp 50 juta, Presiden Pujakesuma, Suratman Rp
45 juta, SKPD se- Asahan Rp 10 juta, Camat se- Asahan Rp 10 juta, Pujakesuma
wanita Asahan, 5 juta serta SKPD
provinsi juga memberikan bantuan serta pihak lainya sehingga dana terkumpul
sekitar 2 ratus juta lebih.(Humas-1)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar