Bagian Humas Setdakab Asahan
Siaran Pers
Nomor : 08/Humas/SP/04/2011
Tanggal : 6 Mei 2011
Diperkirakan ada ratusan warga kabupaten Asahan yang terinfeksi Human Immunodeficiency Virus dan Acquired Immune Deficiency Syndrome (HIV/AIDS) belum terdeteksi dengan baik keberadaannya, bila hal ini tidak segera, maka hal tersebut dapat menjadi momok ditengah masyarakat Asahan.
Hal ini di katakan Kepala Dinas Kesehatan Asahan, drg Habinsaran melalui kabid P2P, dr Azhardin Nasution bahwa ratusan orang yang belum terdeteksi tersebut hanya delapan orang yang telah terdeteksi melalui Voluntary Counseling and Testing (VCT) pada tahun 2011 ini.
Dari delapan penderita HIV tersebut diantaranya balita berumur 3 tahun juga terinfeksi HIV, sedangkan pada tahun 2010 terdata 13 penderita HIV. “ Perbandingannya HIV/AIDS adalah 1 : 100, artinya satu penderita dapat menularkan 100 orang, melaui VCT kita hanya menjaring 8 orang saja, “ Demikian kata Azhardin.
Dari delapan warga VCT telah melakukan pemantauan, pembinaan serta pengobatan, pengobatan yang lakukan pihak VCT hanya untuk menekan perkembangan virus HIV yakni pemberian obat ARV. Dari persoalan tersebut Azhardin mengajak bersama-sama untukmelakukan pencegahan penyebaran HIV/AIDS dan terus melakukan sosialisasi kepada masyarakat tentang bahaya HIV/AIDS. (Humas-1)
Kabag Humas
Setdakab Asahan
Dto
Rahman Halim AP
assalamu'alikum HSA
BalasHapusmasyaAllah ???
hal ini bisa disebabkan jika mereka terdaftar di depkes dan bocor ke masyarakat sekitarnya maka akan menjadi aib yang besar baginya. dan selanjutnya dia jadi dijauhi oleh teman, dan keluarganya.
tapi kalo berani berbuat kenapa takut menanggung resikonya? seperti halnya koruptor gitu pak.