Siaran Pers
Nomor : 49/Humas/SP/07/2011
Tanggal : 10 Juli 2011
Nomor : 49/Humas/SP/07/2011
Tanggal : 10 Juli 2011
Hal tersebut dikatakan Bupati Asahan saat memberikan sambutanya dalam acara peresmian dan pelantikan BM3 Asahan bertempat di Jalan Diponegoro Kisaran .“Kalau saya ditunjuk sebagai pelindung, maka posisi saya juga bisa dikatakan sebagai ninik mamak, “ demikian kata, Bupati Asahan dihadapan ratusan warga Asahan perantauan Minang, Sabtu malam (9/7).
Dipelantikan tersebut, Bupati Asahan juga menyigung insiden kecil yang terjadi terhadap bagunan Rumah Gadang yang terkena pelebaran jalan, ternyata dalam pelebaran jalan tersebut ada oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab yang memindahkan patok Rumah Gadang, sehingga halaman dan teras sedikit terkena pelebaran jalan. “ Insiden ini tidak sengaja dilakukan, dan Pemkab Asahan bertanggung jawab dalam hal ini, “ kata Bupati Asahan.
Tanggung jawab yang diucapkan Bupati dibuktikannya dengan memberikan lahan pembagunan Rumah Gadang lebih luas lagi, yakni sebelumnya 30X40 meter, kini menjadi 40X50 meter, ditambah dengan sumbangan Bupati Asahan terhadap pembagunan rumah adat tersebut sebesar Rp 25 juta.
Kemudian mengenai pelebaran jalan Bupati Asahan menjelaskan bahwa Pemkab Asahan berencana melakukan penataan kembali lokasi pembagunan rumah etnis, diantaranya Rumah Gadang miliki masyarakat Minang dan Nias, Karo, Aceh, Pujakesuma, Rumah Togap, Melayu dan gedung lainya. “ Rencananya lokasi rumah etnis kita dekatkan dengan etnis lain, sehingga untuk mencari rumah etnis, cukup dengan satu lokasi, “ kata Bupati Asahan, sembari berkali-kali mengucapakan selamat atas pelantikan BM3 Asahan dan mengucapkan terima kasih kepada warga Minang yang siap mendukung visi dan misi Pemkab Asahan.
Ketua BM3 Sumatera Utara, Syahruddin Ali, SH, Msi menegaskan kembali bahwa nasehat ataupun arahan Bupati Asahan juga merupakan nasehat ninik mamak, maka masyarakat Asahan perantauan Minang dapat secara bijak mendengarkan nasehat tersebut. “ Bagi warga Minang yang merantau di Asahan, saya berharap kita semua harus memandang dari sudut yang baik, bukan memandang dari sudut yang buruk, sehingga orang Minang tetap baik dan dapat beradaptasi dilingkukangan masayarakat maupun dilingkungan Pemerintah, “ papar Syahruddin, sembari mengucapkan dirinya menyumbang bantuan pembagunan Rumah Gadang sebesar Rp 5 juta.
Sementara itu, Ketua BM3 Asahan terpilih, Amran Mukdjizat mengucapkan terimakasih kepada seluruh pihak yang membantu terlaksananya pelantikan BM3 Asahan tersebut. “ Kepada Pemkab, keluaraga Minang dan pihak lainya, kami ucapakan terimakasih yang setinggi-tingginya terhadap partisipasinya terhadap BM3, namun kami beritahukan bahwa kedepan masih ada pekerjaan yang belum selesai dikerjakan, yakni Pembagunan Rumah Gadang, pasalnya hingga kini pekerjannya baru sekitar 15 persen, maka itu mari kita bergadeng tangan untuk mewujudkan pembagunan Rumah Gadang ini, “ ajak Amran.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar