Humas
Setdakab Asahan
Siaran Pers
Nomor : 233/Humas/SP/02/2013
Tanggal : 12 Februari 2013
Siaran Pers
Nomor : 233/Humas/SP/02/2013
Tanggal : 12 Februari 2013
Ketua Komisi B DPRD
Sumatera Utara, Hj Meilizar Latief SE MM menilai pertumbuhan perekonomian di
Kabupaten Asahan cukup baik, hal ini dilihat dari hasil kinerja dan program
Dinas Koperasi dan UKM serta Dinas Peternakan Kabupaten Asahan.
Penilaian tersebut,
kata Ketua Komisi B DPRDSU bahwa Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Asahan berdasarakan
pertumbuhannya sudah mendekati angka harapan provinsi dan angka nasional.” Kami
menilai pertumbuhnya ekonomi di Asahan cukup baik, “ kata Ketua Komsis B DPRDSU
saat melakukan kunjungan kerja ke Pemkab Asahan, Selasa, 12 Fenruari 2013,di
Aula Melati Pemkab Asahan.
Selain Ketua Komisi B,
para anggota Komisi B DPRDSU lainya juga memberikan apresiasi kepada Pemkab
Asahan yang dinilai masih tetap peduli terhadap nasib wong cilik. Artinya
Pemkab yang masih peduli terhadap wong cilik, karena program bantuan bergulir
tanpa angunan tersebut merupakan perhatian yang luar bisa kepada masyarakat
kecil, sebab bantuan itu pasti hanya dimanfaatkan oleh masyarakat wong cilik. “
Pemkab harus tetap memperhatikan nasib wong cilik, “ kata anggota komisi B, Japorman Saragih.
Kemudian anggota sekretaris
komisi B DPRDSU, Siti Aminah S.PdI
mengingatkan kepada Pemkab Asahan untuk dapat mengimbangkan pertumbuhan
populasi ternak dengan pakan ternak, sehingga diminta Pemkab untuk terus
melakukan koordinasi dengan pihak perusahaan yang memiliki areal yang cukup luas.
Selanjutnya satu persatu para anggota Komisi B DPRDSU memberikan masukan dan
saran, seperti Hidayatullah SE, Hardi Mulyono.
Sementara itu, Bupati
Asahan didampingi Wakil Bupati Asahan, H Surya Bsc mengucapakan banyak
terimakasih kepada Komisi B yang telah banyak memberikan masukan dan saran
membangun untuk perkebangan dan pertumbuhan perekonomian di Kabupaten Asahan.
Didalam pertemuan
tersebut, Bupati Asahan juga memaparkan kondisi pembangunan bidang peternakan
dan koperasi dan UKM serta masalah dan hambatan yang dihadapi oleh Pemkab
Asahan. Adpun salah satu persoalan yang dihadapi terkait pakan tenak yang
banyak diareal perkebunan tidak semua dapat didatangi oleh ternak, sebab
sebahagian perusahaan sengaja meracun rumput disekitar perkebuanannya sehingga
petani kesulitan memperoleh pakan.(HUMAS-1)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar