Siaran Pers
Nomor : 232/Humas/SP/02/2013
Tanggal : 12 Februari 2013
Bupati Asahan yang
juga ketua majelis pembimbing cabang gerakan pramuka Asahan membuka secara
resmi kegiatan kirab satgas tangkal napza yang digelar oleh kwatir cabang gerakan
pramuka Asahan, Selasa, 12 Februari 2013 dilapangan Hoky Kisaran.
Dan kini , kata Bupati
Asahan bahwa bangsa Indonesia menghadapi salah satu permasalahan dikalangan
kaum muda, yakni narkotik, psikotropika, dan zat adiktif (Napza) yang merupakan
obat sangat berbahaya bagi manusia. Jika disalahgunakan hal ini dapat
menyebabkan kehancuran satu generasi yang akan berdampak besar pada kesatuan
dan persatuan bangsa.
Untuk itu melalui
gerakan pramuka yang dikemas dalam satu bentuk kegiatan kirab satuan tugas
tangkal napza yang bertujuan agar anggota gerakan pramuka memiliki kemampuan
dan kemauan untuk melakukan penyuluhan dan pencegahan terhadap kaum muda agar
tidak terperangkap dengan narkoba.“ Harapan kita, semoga kegiatan kirab satgas
tangkal napza ini dapat mengatasi persoalan bahayanya pengunankan narkoba,
terutama bagi generasi muda, “ kata Bupati Asahan.
Ketua Kwarcab Asahan,
Amir Hakim didampingi unsure panitia, Agus Ramanda menjelaskan maksud dari
kegiatan tersebut adalah sebagai bukti nyata kepedulian kwatir cabang pramuka
Asahan untuk mewujudkan tugas pokok gerakan pramuka ditengah-tengah masyarakat
tentang berbahayanya narkoba. “ Dengan dilakukan kegiatan ini. Setiap anggota
pramuka memiliki pengetahuan tentang bahaya narkoba dan mengetahui bagaimana
pencegahannya, “ kata ketua Kwatir.
Kegiatan kirab satgas
tangkal napza nantinya akan dirangkai dengan ceramah agama, lomba melukis
karikatur tentang narkoba, lomba pidato tema narkoba, forum penggalang,
dinamika kelompok, pentas seni tradisional, defile dan pemutaran film tentang
narkoba.(HUMAS-1)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar