Siaran Pers
Nomor : 244/Humas/SP/02/2013
Tanggal : 28 Februari 2013
Dibukalah
pintu bendungan Sigura-gura dan tingginya curah hujan, akhirnya mengakibatkan kondisi
gedung sekolah terkena banjir, sehingga Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Asahan
melalui Dinas Pendidikan Asahan terpkasa meliburkan beberapa sekolah yang
terendam banjir.
Kepala
Bagian Humas Setdakab Asahan, Zainal Arifin SH Mengatakan Pemkba Asahan
mengatakan bahwa ada empat sekolah dasar negeri di Kecamatan Simpang Empat
diliburkan sementara, karena gedung sekolahnya terendam banjir.” melihat
kondisi sekolah itu tergenan air dan
sesuai intruksi Bupati. Sekolah itu diliburkan tidak menjalankan proses belajar
mengajar, sampai melihat kondisi kedepannya“ kata Kabag Humas, Kamis, 28
Februari 2013.
Terkait
berapa lama sekolah tersebut diliburkan, kabag Humas menjelaskan bahwa pihaknya
akan kembali melihat kondisi banjir yang melanda sekolah tersebut, sebab hingga
sepekan masih terlihat genangan air digedung sekolah tersebut. Namun, bila beberapa
hari ini bajir tak kunjung surut, Dinas Pendidikan akan mengambil kebijakan
untuk mengelar proses belajar mengajar di luar gedung sekolah. “ Kita akan
sediakan lokasi belajar yang tidak terendam banjir, bila ari tidak surut, sebab
anak-anak perlu belajar, jangan sampai anak-naka larut dengan kondisi banjir, “
kata Kabag Humas.
Kanag
Humas juga mengatakan bahwa pemkab Asahan melalui Dinas Pendidikan akan memberikan dispensasi ujian susulan bagi
siswa yang menjadi korban banjir, begitu juga mengenai seragam sekolah, bisa
mengunakan baju sehari-hari.
Adapun
sekolah yang terkena banjir adalah SD nomor 017130 di Pasar Banjar, 010011 di
Sei Dua Hulu, 016538 di Sei Selincing dan SD nomor 014631 di Sei Dua Hulu.” Kalau
dua SD 016528 dan 014631 kondisinya 90 persen masih tergenang air, namun untuk
dua SD lagi akan dibaut sekolah sore, “ kata Kabag Humas. (HUMAS-1)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar